Klimaks!

Suatu hari di salah satu gerbong kereta api, tampak seorang laki-laki sedang memarahi anak laki-laki yg duduk di seberang bangkunya. Saking sengitnya lelaki tersebut memarahi anak laki-laki itu, seorang ibu setengah baya tak tega mendengar amarah lelaki tersebut, " Sudahlah mas, jangan terlalu emosi tahan sedikit kenapa ? namanya juga anak kecil, tuh lihat anak kecil itu lucu sekali...kok di marahin seperti itu... kasihan donk...."

Si lelaki tersebut terhenti, nafasnya tersengal-sengal. kemudian dia membalas perkataan si ibu. "Ah... diam lah, sial sekali aku hari ini...." sang ibu rupanya sudah berbulat hati untuk membela si anak kecil tadi." lebih sial si anak kacil tadi dong, dimarahi di depan orang banyak..." si ibu bertahan. Dengan geram si lelaki tersebut menghampiri sang ibu," ah.... tau apa kau ?? jangan bilang sial di depan ku, tau apa kalian soal kesialan hah ?!!"
lelaki itu makin menjadi-jadi," Usahaku bangkrut ditipu oleh kawanku sendiri, istriku kabur dengan kawanku yg tadi, rumah ku kebakaran dan asuransi tidak mau menggantinya, mobilku disikat maling, dompetku dicopet, koperku tertinggal di taksi dan anak sialan ini mengunyah tiket kereta api-ku kemudian menyemburkannya ke muka ku !!! dan kau bilang tahan emosi dan bersabar dengan anak lucu ini !!!!!!!"


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hingga Detik Terakhir Berdenyut- Sebuah Surat Cinta untuk Burnout

Sekali lagi artikel yang unik menjadi pemenangnya

MENTAL BAJA BUKAN BERHENTI MENJADI MANUSIA

ANTARA SELAT HORMUZ, WAYLAND UBUNTU 7, KEGAGALAN INVASI MONGOL DI TANAH JAWA, DAN KEKHAWATIRAN MINYAK DUNIA MENCAPAI 100 DOLAR

BERAPA BANYAK PELAUT YANG BISA NAHAN BUANG AIR KECIL SELAMA 19 JAM ?

OBSESI MEMBUAT ORANG PATAH HATI TERSENYUM

MENGAKUI DOSA PADA KETULUSAN, BUTUH KEBERANIAN SEBESAR APA ?

Google Hack Search Engine

JEJAK DIGITAL KITA YANG TERBUKA LEBAR

Kekuatan Tidak Datang dari Langit