Postingan

DISTRIBUSI KEBAHAGIAAN DAN MONOPOLI PENDERITAAN

Gambar
Bahwa hidup laki-laki dewasa tak lebih dari s ekadar algoritm a komputer y ang rusak? Kit a bangun bukan karena semangat mengejar mimpi, tapi karena alarm ponsel berbunyi dengan nada yang lebih mengancam daripada debt c ollector. Bangun untuk bekerja, l a lu tidur hanya agar sel-sel tubuh tidak melakukan demonstrasi besar-besaran sebelum besoknya kembali ke p abrik, kantor, atau aspal jalanan. K ita adalah makhluk yang secara biologis dirancang untuk menjadi penopang, namun secara sosial dipaksa untuk menjadi robot yang lupa di mana letak tombol ' off ' nya. Realitasnya, laki-laki adalah departemen logistik yang paling buruk dalam mengelola inventaris emosi. Saat ada bonus c air atau sedikit keberuntungan m a m p ir, kita akan seg e ra memanggil seluruh anggo t a k eluarga atau teman-teman untuk merayakann y a—seolah-olah keb a hagiaan itu adalah barang panas yang har u s segera dibagikan sebelum kita dianggap egois. Kita menjadi kedermawanan yang berjalan, memastikan piring ...

LELAKI MENDAPATKAN BUNGA PERTAMANYA SAAT TIDAK MAMPU MENIKMATI HARUM DAN INDAHNYA

Gambar
Satu-satunya momen di mana seorang laki-laki benar-benar dikelilingi bunga tanpa perlu merasa " lembek " adalah saat dia sudah tidak bisa lagi mencium baunya? Ironisnya, dunia seolah sepakat bahwa cara terbaik untuk menghargai eksistensi seorang pria adalah dengan menunggunya berhenti bernapas. Kita hidup di dunia di mana nilai seorang laki-laki sering kali diukur lewat saldo rekening atau seberapa tebal pundaknya menahan beban, bukan lewat perasaan yang ( katanya ) tidak boleh dia miliki. Bayangkan saja, sejak kecil kita dididik untuk menjadi mesin multifungsi yang tidak butuh oli cadangan. Laki-laki adalah makhluk yang diciptakan untuk memikul tanggung jawab sebesar gunung, namun saat gunung itu sedikit bergeser, kitalah yang pertama kali dicap sebagai penyebab gempa bumi. Di rumah, kita adalah " Bank Berjalan " atau " Tukang Reparasi Galau "; di kantor, kita adalah " Baut Mesin Kapitalis ". Jika segalanya berjalan mulus, itu sudah kewajiban. J...

IJIN CURHAT

Gambar
Pengen heran sama orang yang hobinya " ngebom " perasaan lewat chat atau obrolan tanpa aba-aba. Memangnya kuping temen situ teh server AWS yang punya uptime 99 persen? nggak!! Kadang mereka juga lagi system crash gara-gara cicilan atau pusing mikirin macetnya Cihanjuang menjelang magrib yang makin nggak masuk akal. Main nyosor curhat soal aib sendiri atau malah asyik ngegibahin borok orang lain tuh jahat banget kalau nggak nanya dulu. Etika dasarnya di mana, coba? Memang sih, curhat itu urusan kepercayaan yang dalam banget. Situ merasa dia orang paling aman sedunia buat nampung sampah emosi yang bau itu. Tapi pernah kepikiran nggak, pas lagi asyik muntah-muntah narasi, temen situ itu sebenarnya lagi pengen teriak juga? Bisa jadi dia dengerin sambil nahan nangis karena kucingnya keselip lemari atau paketnya nyasar ke Abu Dhabi. Jangan mentang-mentang dia kelihatan chill dan murah senyum, terus situ anggap dia punya slot kosong buat dengerin drama hidup yang episodenya ngalah...