Home » » Tips Menjaring pengunjung situs dari FACEBOOK bag #2

Tips Menjaring pengunjung situs dari FACEBOOK bag #2

Posted by Mang Udung Gaya on 30 Maret 2010

sebaiknya baca dulu [bagian #1] [link]

Usaha menjaring trafik pengunjung situs/blog dari situs jejaring sosial (engga enak ah, bacanya!) social bookmark Facebook ini TIDAK saya sarankan, untuk diikuti.

Timbul pertanyaan : kalau tidak disarankan kenapa ditulis di blog ? Jawabannya mudah : kalau ditulis di jidat saya, engga muat bos !

Kesimpulan dari lamunan saya adalah ; ini adalah masalah gender.  loh ? iya donk. Dengan tidak mengurangi rasa syukur karena berkata-kata seolah-olah kufur! Seharusnya saya ini perempuan !! Untuk menjaring teman di account Facebook, menurut ukuran mempercepat jumlah teman di Facebook. Saya harus menjadi perempuan.

Untungnya saya tidak ada niat untuk ganti kelamin.

Dari lamunan muncul ide nakal! beberapa hari kemudian saya membuat account email dengan alamat email “berbau” nama perempuan.  Kalau tidak salah ada 3 email. Kemudian saya membuat account Facebook dengan email-email tersebut dengan nama yang sesuai dengan alamat email, sisa data-datanya ? fake ! palsu ! Photonya ? yah… maaf-maaf saja yach ? beberapa photo saya comot dari pemain adegan syurr di website dewasa. (hehehehe…  nakal dech yey!) Sedikit saya beri sentuhan Adobe Photoshop, jadilah 3 image photo yang manis dan sopan.

Saya buat 3 account Facebook selang 1 jam. Setelah membuat yang pertama, saya coba untuk beberapa kali update status. Kemudian join 10 goup dan menjadi penggemar dari Fan Pages lokal, termasuk Fan Pages blog saya sendiri. Beberapa kali membuat komentar mengenai postingan dari blog di account facebook dengan mencantumkan beberapa linkback-nya.

Selang 1 jam, saya membuat account yang kedua. dan selanjutnya langkahnya sama dengan account yang pertama. Kemudian selang 1 jam lagi, saya buat account yang ke-3, disertai dengan langkah yang sama juga.

Saya login ke semua account tersebut, dengan selang waktu 1 jam. Beraktifitas seperti biasa, update status, sebar komentar sana sini.

1 minggu berlalu, setiap 1 account minimal minimal mempunyai 200 friends !

setelah 2 minggu, 1 account terdiri dari rata-rata 500 s/d 600 friends..!

saya tidak akan menceritakan kembali mengenai detail dari account-account palsu tersebut, karena sudah saya hapus!

jadi : dari 1 account saya mengajak hampir semua teman dari daftar teman untuk mengunjungi alamat blog saya. Kira-kira 30% dari daftar teman langsung mengunjungi link yang diberikan. Memang tidak secara langsung, karena metode ajakannya ada yang berupa update status, komentar status orang lain, atau bahkan mengirim langsung ke inbox pesannya. Begitu pula dengan kedua account sisa lainnya.

Kenyataannya : blog yang saya targetkan (saya sudah hapus juga) yang baru berumur sebulan dan hanya mempunyai beberapa postingan affiliate, tidak lebih dari 10 postingan ;

1. traffic mendekati 1000 unique visitor/days kurun waktu 2 minggu (Google analytics)

2. subscriber di atas 50 org dan di bawah 100 org (Feedburner)

3. minimal mempunyai 10 komentar setiap postingan (meski isi komentarnya tidak nyambung)

Kesimpulannya :

Teori lamunan saya berhasil!

Teori tambahan ;

Bisa saja menggunakan account aseli milik teman-teman anda (wanita) ajak mereka dengan iming-iming hadiah (atau apa kek!) untuk menjadi marketer blog di facebook. Dengan berbagai cara meramaikan topik seputar blog-blog anda dan selalu menyediakan link dari artikel/postingan terbaru dari blog anda.

Dengan cara semacam ini anda bisa menarik trafik pengunjung dari facebook ke blog anda. Pada blog dengan menggunakan wordpress. joomla. atau bahkan drupal, bisa saja menggunakan aplikasi tambahan dengan mendaftarkan menjadi pengembang aplikasi di Facebook, untuk menghubungkan antara blog anda dengan facebook, dan dapat dengan otomatis daftar di blog anda menggunakan id facebook.

Keunggulan yang metode diuraikan di atas (inget gaya bicara guru fisika jaman sekolah dulu) Metode yang saya jelaskan mempunyai keunggulan, dari penyebar link bukan aplikasi, melainkan manusia dengan perbedaan gender. Harus diakui kalau facebook digunakan untuk “mencari teman” apakah itu teman baru atau teman lama. Pengguna facebook dengan gender perempuan “biasa”-nya lebih cepat mendapatkan teman baru ketimbang sebaliknya. Fakta inilah yang kita gunakan.

Itulah makanya; kenapa pelayan toko, restoran, operator telepon yang sering kita temui lebih banyak perempuan dibanding laki-laki.

Dengan tidak mengurangi rasa hormat. Tulisan saya di atas merupakan proses berbagi pengetahuan saja. Tidak ada unsur lain. Semua data-data yang saya jadikan bahan experiment sudah saya hapus, termasuk account emal dan facebook serta blog (dan aksesorisnya).

terima kasih !

Thanks for reading & sharing Mang Udung Gaya

Previous
« Prev Post

Recent Posts

Recent Posts Widget

Popular Posts