ScribeFire: Testing Postingan menggunakan ScribFire di Browser Firefox
Dapatkan link
Facebook
X
Pinterest
Email
Aplikasi Lainnya
Beberapa kali menginstall-uninstall software media untuk blogging, ada beberapa ketidak-cucok-an. sekarang mencoba dengan ScribeFire. mmhh ada quickads-nya semacam dengan Google Adsense. Feature YouTube dan Flickr melengkapi hanya dengan 1 kali klik. Lumayan juga, software ini nebeng di Firefox berupa extention.
Bahwa detak jantung kalian sebenarnya bukan memompa darah, melainkan menghitung mundur deadline ? Kita hidup di era di mana " istirahat dengan tenang " hanya dianggap valid jika status di Slack atau Teams sudah berubah menjadi offline permanen. Entah sejak kapan, memaksakan diri hingga titik darah penghabisan berubah dari sebuah tragedi menjadi sebuah medali kehormatan yang kita pamerkan di bio media sosial. Seni Menghamba pada Jam Pasir: Ketika Tanggung Jawab Menjadi Agama Baru Dedikasi tanpa henti itu seperti mencoba menguras samudra dengan sendok teh; melelahkan, sia-sia, tapi entah kenapa terlihat heroik di mata atasan. Kita seringkali terjebak dalam delusi bahwa dunia akan runtuh jika kita mengambil cuti sehari untuk sekadar bernapas tanpa bayang-bayang revisi. Fenomena " Hingga Detik Terakhir" ini menciptakan kasta baru dalam masyarakat: manusia-manusia yang lebih takut baterai laptopnya habis daripada sisa umurnya sendiri. Kita berkompetisi untuk menjadi ya...
Malam ini dengan kawan lama membahas trafic web yang dioptimasi untuk Google Adsense menurun drastis hingga 50%! Dan ini sangat mempengaruhi pendapatan sebagai publisher adsense. Pernah mendengar kabar burung mengenai perubahan perhitungan alogaritma Google ada juga kemungkinan hubungan dengan perubahan TOS Google mengenai privacy policy-nya Google. wah rumit sekali yach ? ok, beberapa jam lalu saya membuat posting mengenai Event Djarum yang saya hadiri di Sumedang Jawa Barat. Tidak banyak tulisan yang saya buat, hanya beberapa keterangan saya cantumkan plus 2 buah photo event tersebut. Beberapa kemudian saya coba search di Google mengenai event tersebut karena event di Sumedang tersebut adalah pilot project-nya Djarum Super dan Sumedang menjadi kota pertama pagelaran acara ini. Saya penasaran seberapa besar publikasi dari Djarum Super kepada media internet mengenai event-event mereka. Pertama saya gunakan keyword Djarum Super, hasilnya muncul website resmi dari Djarum Super. mmmh tida...
Kita semua pernah ada di titik itu. Titik di mana plafon kamar terasa lebih menarik untuk ditatap berjam-jam daripada menghadapi dunia yang isinya cuma tuntutan. Rasanya ingin pencet tombol log out permanen dari realitas. Bukan karena kita lemah, tapi karena kita capek dipaksa lari di atas treadmill yang kecepatannya diatur oleh orang lain. Dunia modern ini memang didesain untuk bikin kita merasa kurang. Kurang sukses, kurang kaya, kurang berguna. Sialan , memang. Standar hidup yang kalian telan bulat-bulat dari media sosial itu racun. Kita sering merasa gagal cuma karena belum punya pencapaian " wah " di usia tertentu. Padahal, standar itu fiktif. Dibuat oleh orang-orang yang mungkin sama galaunya dengan kita, tapi lebih jago pakai filter. Memaksakan diri masuk ke kotak yang bukan ukuran kita itu menyakitkan. Dan jujur saja, mengejar validasi dari orang lain itu seperti mencoba mengisi ember bocor dengan air mata. Capek dan tidak akan pernah penuh. Ada beban moral yang lebih...
Komentar
Posting Komentar
Hatur nuhun...