Kotoran Burung & Lampu Mati: Selamat Datang di Kekacauan India Open 2026

Kotoran Burung, Monyet Berkeliaran, dan Bencana Sistemik, Runtuhnya Reputasi India Open 2026
Selamat Datang di Kekacauan India Open 2026

Niatnya pamer kemewahan turnamen kelas Super 750, tapi India Open 2026 malah sukses bertransformasi jadi "pertunjukan sirkus" yang memalukan. Dari awal sudah ditinggal lari pemain bintang, eh, pas hari-H penonton malah disuguhi atraksi kotoran burung yang jatuh tepat di lapangan. Panitia sih sibuk membantah, tapi video bukti dari para pemain tidak bisa bohong—kecuali kalau kotoran terbang itu dianggap sebagai "hadiah keberuntungan" dari langit New Delhi.

Belum selesai soal kotoran, arena pertandingan mendadak jadi kebun binatang gratis dengan monyet yang berkeliaran santai. Mengingat sejarah atlet digigit anjing dan ular masuk kamar, monyet di venue latihan seolah jadi pelengkap penderitaan bagi para atlet yang cuma ingin main bulu tangkis, bukan ikut uji nyali di hutan. Ditambah lagi drama lampu sorot yang mati-nyala ala kafe remang-remang di tengah laga krusial, membuat turnamen ini terlihat lebih mirip acara amatiran daripada kompetisi elit dunia.

Puncaknya, kesehatan atlet seolah jadi taruhan murah di tengah polusi udara New Delhi yang sudah masuk level "berbahaya bagi paru-paru". Anders Antonsen bahkan rela bayar denda puluhan juta rupiah demi bisa bernapas lega di rumah daripada harus batuk-batuk di lapangan. Kalau toiletnya saja masih dikeluhkan ofisial sendiri, rasanya agak terlalu optimis ya mengharap India bisa jadi tuan rumah Kejuaraan Dunia tiga bulan lagi tanpa ada drama hewan liar atau kejutan dari atap lainnya.

sumber: This Is Badminton How Come India Open 2026 Became a Total Disaster?

Komentar

Last 30 Days

6 APLIKASI AUDIO ANALIZER GRATISAN VERSI ANDROID !

LELAH TAK KUNJUNG USAI

Satu Tombol yang Tidak Ditekan: Tentang Keputusan Kecil dan Tanggung Jawab Moral