Artikel Terbaru

Home » » Cakwe incorporate

Cakwe incorporate

Posted by Mang Udung Gaya on 18 Februari 2011

Ada yang penasaran mencoba menciptakan racikan sendiri cakwe (cakue). Ini bener engga yach nulisnya ? bener engganya yang penting kalau dibaca rada-rada mirip dikitlah gaungnya. Beneran ini mah, ada yang penasaran ingin membuat cakwe. Walau bentuk akhirnya mirip dengan singkong mini yang digoreng, dan rasanya.. wuih!! cakwe bukan singkong apalagi!

Masih penasaran dengan rajikannya, ibu negara rumah tangga menyodorkan adonan cakwe berjarak 30cm dari muka. "Tuh, adonannya malah ngembang makin besar...." Aku tentu saja manggut-manggut dengan memasang tatapan serius antara adonan dan layar komputerku, soalnya kalau beliau tahu aku tidak begitu memperhatikan adonan putih yang diklaim sebagai adonan cakwe. Urusannya bisa berkepanjangan..


Ini urusan jadi melibatkan banyak orang, sore ini di dapur ada 2 orang perempuan.. tante dan ponakannya sibuk memperhatikan adonan cakwe yang sedang asik berenang di wajan panas berisi minyak goreng. Keduanya serius memperhatikan ulah adonan cakwe yang "keukeuh" tidak mau berkembang seukuran cakwe pada umumnya.

"Aneh yach ?" ibu negara rumah tangga semakin penasaran, sesekali ditoel-toelnya adonan yang sudah semakin cuek di dalam wajan. Ponakannya yg baru saja pulang dari sekolah siangnya didaulat untuk mencicipi cakwe ajaib ini.
"enak... enak kok." ujar sang ponakan sambil mulutnya mengunyah cakwe prototype bikinan ibu negara rumah tangga. Tapi, meskipun sudah divonis enak, wajah ibu negara masih tidak percaya dengan raut muka sang ponakan yang mencicipi cakwe "keukeuh tidak mau ngembang" ini. Soalnya kalau diperhatikan air mukanya masih tampak kebingungan, dan sepertinya otaknya berfikir keras kosakata apalagi yang harus diucapkan untuk menggambarkan situasi yang terjadi.

Aku sedari tadi tidak berkomentar apapun, karena konsekwensinya akan berakibat fatal jika salah mengucapkan deskripsi yang terjadi karena cakwe aneh bin ajaib ini.

sudahlah, besok-besok mendingan kita cegat saja tukang cakwe yang doyan teriak-teriak norak menjajakan cakwe odading. Biasanya jam segini sudah terdengar suaranya, meski tidak pakai pengeras suara, tenaga dalamnya cukup membuat burung hantu terkena serangan jantung

Thanks for reading & sharing Mang Udung Gaya

Previous
« Prev Post

Recent Posts

Recent Posts Widget

Popular Posts