Home » » Sesi Pertama

Sesi Pertama

Posted by Mang Udung Gaya on 24 Februari 2009

Jam 6 pagi, adalah waktu paling subuh bagi saya. Hari pertama untuk "jaga gawang" di Unpad Dipatiukur. Gedung Graha Sanusi H. cukup luas menampung acara wisuda kali ini, menurut Pak Rudi yang kebetulan mempunyai kantor di lantai dua ruangan ini, sebanyak 2500 wisudawan yang akan hadir dibagi dalam tiga hari. Di tambah 5000 orang pendamping dari wisudawan yang dijinkan hanya 2 orang per-undangan per-wisudawan. Acara yang cukup melelahkan meski saya dan kawan saya toink (baca: To-ing) "hanya" memasangkan 4 moving head, 5 laser lamp, 6 mesin pembulan gelembung balon, dan 2 gunsmoke. Berdua ! ya hanya berdua saja. Sedangkan dari perusahaan rental in-focus menerjunkan kurang lebih 8 personilnya untuk mengoperasikan kalau tidak salah 4 kamera HDV dan 3 buah big screen. Dari Unpad sendiri yang sudah mempunyai beberapa property lighting mempersiapkan kang Ucup pada Digital Follow Spot dan Aki sebagai operator sound system juga merangkan sebagai operator lampu par64.

Seru! bagian paling menggemaskan adalah pada saat break kita dipersilahkan menuju surga dunia, yaitu Makan Prasmanan! yess!!

Dalam satu hari acara dibagi menjadi 2 sesi, sesi pertama dari jam 8 pagi sampai dengan jam 10 dan sesi kedia dari jam 2 siang sampai jam 4 sore, begitu seterusnya selama 3 hari. Kalau dulu acara wisuda di Unpad sanggup memacetkan area jalan Dipatiukur seharian penuh! Sekarang karena dibagi menjadi 3 hari maka semua wisudawan mendapatkan kesempatan untuk dipindahkan kucirnya langsung oleh rektor! bayangkan rektor unpad telah menciptakan rekor dunia bersalaman dengan 2500 orang secara simultan dalam 3 hari! Bersalaman sangat mudah dilakukan, anak kecil aja bisa kok, tapi bersalaman dengan 2500 orang selama 3 hari !! wuih... rektor wajib mencuci tangannya kalau hendak makan.

Bosan! bagian paling membosankan adalah menyaksikan pemindahan kucir semua mahasiswa. sampai-sampai saya melaksanakan rutinitas yang telah bertahun-tahun ditinggalkan ; Tidur Siang.

Tiap akhir acara ditutup oleh kemeriahan lampu laser dan lampu moving. Kali ini suasana juga diisi oleh warna warninya lampu-lampu par. Meriah sekali, hanya saya mungkin yang tidak begitu memasang wajah imut dan senyum memikat. kenapa tidak bubble machine yang saya bawa doyan mengalami kanker prostat! alias bubble-nya engga mau keluar. Pak Edward bilang kanker prostat.
Khawatir kalau-kalau persenjataan yang saya bawa tidak berjalan mulus sesuai kehendak. Bisa-bisa kenak omel Kang Abo sang sutradara. Evaluasi hari ini, moving 2 unit harus diturunkan dari stage karena tidak bisa menerangi taman yang ada tepat di depan panggung.

Pulang ke rumah jam 6 sore kurang seperempat, sama saja dengan jadwal kerja sehari-hari. Tidak bisa berlama-lama di graha ini karena tempat ini harus ditutup sampai acara berlanjut besok harinya. tentunya ada beberapa karyawan yang lembur dan menginap di tempat ini. Sound system menggunakan speaker MCR dan menggunakan delay speaker aktif samson 15 inch 500 watt!! main mixer menggunakan Yamaha MG 24 dan monitor mixer di sampai PSM Unpad menggunakan Behringer 24 channel.
pesan sponsor : Pepatah Lama bilang,"bangunlah lebih pagi sebelum rejeki dipatok ayam" meski ngantuknya luar biasa, bangun pagi itu bener-bener bisa bikin sehat dan bahagia. Buktinya jika datang pagi-pagi sekali ke Unpad pasti dapet jatah Coffee Break tepat di belakang stage utama yang sering digunakan untuk menampung beras jatah karyawan.

Thanks for reading & sharing Mang Udung Gaya

Previous
« Prev Post

Recent Posts

Recent Posts Widget

Popular Posts