Home » » Love Of My Life, .. ceunah !?

Love Of My Life, .. ceunah !?

Posted by Mang Udung Gaya on 19 Juni 2007


Suka dengan lagu-lagu Queen ? pertama kali jatuh cinta dengan grup band legendaris ketika denger lagu Bohemian Rhapsody. Menurut saya ini pure rock classic, Kang Freddy Alm. bersama suara emasnya, sepertinya tidak bisa tertandingi sampai sekarang, itu menurut saya.

Terus terang saya bukan pemain musik yang bisa main gitar juga main keyboard, main gebukan pada alat drumm ? apalagi.. hanya hobi dengerin musik baik itu ketika mp3 player menggantung di leher dan earphone terpasang di telinga, maupun via headphone di depan komputer. yah.. penikmat musik dengan sejuta kritikan tidak membangun. sebentar.. sebentar.. sepertinya ini bukan yang ingin saya tuliskan kali ini.
Jelas kali ini bukan cerita rutinitas yang biasa ditulis ketika sedang bingung apa yang akan dituliskan.

Saya tidak akan menceritakan si simin yang ditolak menyewa cd film gara-gara menggunakan ktp Gombong. Atau cerita Pak Didin yang rajin diomelin gara-gara salah nulis di kwitansi pembayaran.

Akhir-akhir ini apalagi beberapa jam terakhir ini semakin aku sadari kalau saat ini aku sedang menikmati kemunafikan. Beberapa hal yang dulunya ku benci, ternyata terakhir ini aku telah memohon dan mengharap. Gilanya, kurasakan kesenangan dan bahagia..! peduli setan dengan pernyataanku dulu, kini kulahap habis arti kata munafik itu. Perutku terasa mual, bukan karena sedari tadi niat membuat secangkir kopi hingga 2 jam berlalu kopi itu masih berupa niat saja. Apa karena rokok kretek yang ku isap selama 1 jam terakhir ini mencapai setengah bungkus ? apa yang sedang ku pikirkan saat ini ? entah apa .. hujan satu jam yang lalu membuat suhu sekitar menjadi hangat. Padahal saat ini jam menunjukan pukul 1 lebih 25 menit dini hari.

Sialnya, besok pagi-pagi harus jalan-jalan dulu nyari bengkel tambal ban yang buka pagi sekali. Ban depan supra double xl dinas harianku gembos. padahal pas pulang sore tadi masih montok-montok saja. jalan-jalan gang di daerah sini engga jauh dengan jalan-jalan di pinggiran kota sana, dibanding dengan jalan dengan arti sebenarnya mungkin jalanan di sini lebih pantas jika di sebut dengan tumpukan koral! mending kalau koral saja yang numpuk banyak nilai tambahnya, termasuk beberapa paku butut yang mungkin disediakan untuk pengendara motor yang sedikit terkena rabun senja seperti saya ini. Saya tidak menganggap kalau paku-paku itu disebarkan sengaja oleh oknum-oknum tertentu untuk menunjang kelancaran bisnisnya, seperti yang pernah ditayangkan di televisi. Sudah... sudahi saja omelan ini semakin tidak tentu saja alurnya.

back i will back please bring it back home to me, because you dont know what it mean to me, love of my life.. love of my life... oohhh.. ohh..

Thanks for reading & sharing Mang Udung Gaya

Previous
« Prev Post

Recent Posts

Recent Posts Widget

Popular Posts