Home » » Kini Giliran Kenyataan Memberikan Pernyataan

Kini Giliran Kenyataan Memberikan Pernyataan

Posted by Mang Udung Gaya on 04 Oktober 2004

" Semalam malas bgt untuk buka kompi, mungkin karena capek sesudah jalan-jalan di siang harinya. Cuman ada beberapa pikiran dalam benak sering sekali melintas pada malam tadi. Usai makan malam, kembali terduduk di depan tv. Mata masih melotot pada layar tv, hanya saja pikiran sudah jauh melayang, menerawang. (kebiasaan..!). Entah sampai berapa menit waktu berlalu dalam renungan itu, lahir beberapa kesimpulan yg berdiri pada kenyataan diakhir waktu itu. Sayangnya, malam itu tak ada satupun kesimpulan yg bisa merubah duduk niat yang menjadikan perenungan berlanjut sampai siang hari ini."




Kegiatan yg paling disukai adalah naik motor, hampir tiap hari menikmati berkendara memakai si hitam (MegaPro). Selain itu, tiap kejadian yg menarik untuk diabadikan dalam gambar jpg atau jpeg format file, langsung saja diambil. Banyak sudut pandang yg menurut saya cukup menarik untuk diabadikan. Bukan saja objek manusia sebagai targetnya. Bisa juga suasana, binatang, ataupun benda-benda mati lainnya. Beberapa hari lalu, setelah pulang dari warnet. Bermaksud untuk mengisi bensin, jalan pulang yang kuambil sedikit memutar -menuju POM Bensin di Jalan Cikapayang. Dari arah Sumur Bandung belok ke arah kiri, wilayah campus ITB. Dari sana menyusuri jalan Taman Sari, kemudian belok ke Kantor PDAM, dan menuju POM Bensin. Usai Mengisi bensin yang cman 10 liter untuk Premium. Sekarang arah yang aku dari POM Bensin menuju ke arah utara. Maksud ke jalan RS. Boromeus kemudian ke depan Campus Unpad dan langsung ke arah Adipati Ukur.


Usai dari mengisi POM Bensin, aku memacu motorku pada gigi ke-2. belum juga habis aku tarik gas pada tangan kananku. Kulihat Mobil angkot (mungkin jurusan Dagoo-Stasion) tampak terguling dengan posisi badan bawah mobil menghadap trotoar dan badan mobil sebelah kanan menempel pada jalanan aspal. Sempet kaget setengah ingat dengan kamera mungilku, ugh...!! sayang tidak kubawa hari ini. Sekitar 2 menit mataku tak lepas dari kejadian itu. Pecahan kaca berceceran dijalan, sang sopir belum kelihatan keluar dari mobil itu. Hanya seorang perempuan berumur sekitar 24 s/d 27 tahun dengan rambut ikal, nampak keluar terhuyung-huyung dari lubang kaca mobil belakang. Entah bagaimana nasib yang lainnya. Motorku tak kuhentikan, tetap saja kupacu melaju setengah kencang meski masih pada gigi ke-2. Orang-orang berlarian menuju kejadian tsb. Malah ada sebuah mobil sedan yg sengaja berhenti tepat dibelakang mobil terguling itu, dan si empunya mobil keluar sambil menggenggam ponselnya. Mungkin dia menelpon polisi ataukah ambulance ? Tak lama posisiku sudah menjauh dari lokasi kecelakaan itu. Pikiranku tertuju pada kamera mungilku yg tertinggal di rumah.


Putaran roda motorku melamban ketika membelok ke arah samping RS Boromeus. Tumben tidak ada petugas Polisi, tadinya kalo ada aku mau sekalian laporan. Pikiran itu langsung saja aku urungkan lagi, kok sama Polisi ? kenapa engga ke UDG aja ? ach..... !! sial kenapa tidak tahu ? sebodo saja pikiranku saat itu, yg jelas aku mau pulang sekarang !! Lambat laun aku meninggalkan posisi gedung RS itu. Teringat, beberapa kali berurusan dengan RS itu. Mulai dari kecelakaan adik kandung sendiri beberapa tahun yg lalu, kemudian pada kasus penusukan adik kandung (yg sama) tahun lalu. Sehingga memerlukan beberapa jahitan pada tangan perut dan paha. Terakhir kemaren peristiwa yg tidak mungkin terlupakan, kelahiran anak perempuanku. Banyak peristiwa diriku bersama RS itu. Menjadi saksi catatan kehidupanku.

Sampai dirumah, seperti biasa aku mencari anakku. Biasanya sedang makan sore. Oh, kiranya.... memang tepat dugaanku. Anakku Galuh sedang makan sore disuap oleh ibunya. Matanya memandang heran padaku yang masih memakai helm warna hitam ber-stiker "Kent Tatto" ini. Baru saja kulepaskan helmku, tampak rambutku sedikit acak-acakan. Senyuman lebar menghiasai wajah anakku yg cantik.






"Malam hari begitu berbeda, ketika sang matahari menyembunyikan terangnya di ujung garis horizontal........ dunia gelap kini datang. Sudutnya berbeda, hingga pengaturan cahaya harus ditata ulang kembali..."

Thanks for reading & sharing Mang Udung Gaya

Previous
« Prev Post

Recent Posts

Recent Posts Widget

Popular Posts