BANYAK GUNUNG TINGGI, JUGA LEMBAH CURAM


Jangan berlalu terlalu kencang, meninggalkan keadaaan. Tergesa-gesa karena obsesi atau terburu-buru karena panik, bukan suatu hal yang bijaksana. Biasanya karena keinginan terlalu di depan dibanding dengan kebutuhan. Menempatkan keinginan di atas kebutuhan inilah yg memicu ketergesaan dan mengesampingkan logika. Nantinya akan tersesat di rimba anganmu. Seolah euphoria berbahagia atas keinginanmu yang tercapai, alih-alih terperosok lebih dalam karena kebutuhanmu diabaikan. Dan keberadaanmu akan terancam.

Di kehidupan ini banyak gunung yang tinggi dan tidak sedikit lembah yang curam. Kadang harus pelan-pelan dirayapi dan hati-hati dijalani. Mungkin ada saatnya kalu boleh untuk berlari kencang sekali, ketika kamu harus berhenti pada suatu titik, membutuhkan tenaga dan konsentrasi untuk tiba-tiba berhenti tanpa melewati batas titik yang ditentukan untuk dapat menghindari tubrukan. Kalau selalu dipaksa untuk kencang, nantinya malah bisa tumbang. Tumbang, nabrak, terluka, hancur, cacat apalagi ? butuh niat untuk bangkit kembali. Itu pun apabila masih ada tekad untuk menyelesaikan. Jangan menyerah ya sayang..

Photo by guille pozzi on Unsplash


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hingga Detik Terakhir Berdenyut- Sebuah Surat Cinta untuk Burnout

Sekali lagi artikel yang unik menjadi pemenangnya

MENTAL BAJA BUKAN BERHENTI MENJADI MANUSIA

ANTARA SELAT HORMUZ, WAYLAND UBUNTU 7, KEGAGALAN INVASI MONGOL DI TANAH JAWA, DAN KEKHAWATIRAN MINYAK DUNIA MENCAPAI 100 DOLAR

BERAPA BANYAK PELAUT YANG BISA NAHAN BUANG AIR KECIL SELAMA 19 JAM ?

OBSESI MEMBUAT ORANG PATAH HATI TERSENYUM

MENGAKUI DOSA PADA KETULUSAN, BUTUH KEBERANIAN SEBESAR APA ?

Google Hack Search Engine

JEJAK DIGITAL KITA YANG TERBUKA LEBAR

Kekuatan Tidak Datang dari Langit